KOMPETISI.ID – Bukannya maju, Juventus malah mundur tiga langkah. Itu yang terjadi setelah mereka kalah telak 2-5 dalam laga Galatasaay vs Juventus di ajang Champions League.
Duel Galatasaray vs Juventus berlangsung di Stadion Rams Park, Istanbul, Rabu dinihari WIB. Juventus tumbang di hadapan puluhan ribu penonton tuan rumah.
Dalam pertandingan Galatasaray vs Juventus ini, pasukan Luciano Spalletti sempat unggul 2-1 di babak pertama. Tapi, di babalk kedua Galatasaray memberondong gawang si Nyonya Tua dengan empat gol.
Pelatrih Juventus Luciano Spalletti mengaku kecewa dengan penampilan para pemainnya di Istanbul. Apalagi, mereka sebenarnya sempat unggul.
“Kami menyudahi babak pertama denganm buruk. Mencoba menekan, tapi kehilangan personalitas dan karakter. Kami bukannya maju selangkah, malah mundur tiga langkah,” ujarnya.
Dia secara khusus menyigi kesalahan bertahan, terutama dari Lloyd Kelly, yang membuat Galatasaray mampu memperbesar kemenangan di babak kedua.
“Saya selalu ingin main dalam situasi yang normal. Tapi, jika ada bahaya ekstrem, kita lalu menghindar, saya tak bisa mengerti,” tambahnya pula.
Dia juga menungkapkan alasan di balik keputusannya menarik keluar Andrea Cambiaso. Dia menyebutkan kondisi kedisiplinan pemain jadi alasannya.
“Jelas, dia sudah menghadapi risiko di babak pertama. Dalam pertandingan seperti ini, harus bisa menata situasi. Tapi kami harus membayar harganya setelah 20 menit memasuki babak kedua,” tambahnya lagi.
Juve mengancam lebih dahulu melalui tembakan Kenan Yildiz yang diblok lini pertahanan Galatasaray.
Galatasaray unggul 1-0 pada menit ke-15 berkat gol Gabriel Sara setelah memanfaatkan bola rebound.
Satu menit kemudian Juve menyamakan kedudukan dari sepakan Teun Koopmeiners.
Juve berbalik unggul 2-1 pada menit ke-32 berkat gol kedua Koopmeiners setelah meneruskan umpan Weston McKennie.
Pada babak kedua, Galatasaray menyamakan keduduakn setelah Noa Lang menjebol gawang Juver pada menit ke-49.
Galatasaray memulihkan keunggulan pada menit ke-60 dari gol Davinson Sanchez setelah menyambut tendangan bebas Gabriel Sara.
Juve harus bermain dengan 10 orang sejak menit ke-67 setelah pemain pengganti Juan Cabal mendapatkan kartu kuning kedua karena melanggar Baris Alper Yilmaz.
Galatasaray memanfaatkan surplus pemain dengan memperbesar keunggulan menjadi 4-2 lewat gol kedua Noa Lang setelah memanfaatkan umpan Victor Osimhen pada menit ke-75.
Galatasaray makin di atas angin setelah manuver Osimhen berbuah gol Sacha Boey pada menit ke-86. (*)